Berita Pilihan

Dari Keterbatasan Ekonomi Menuju Pelaminan, 10 Pasangan Ikuti Nikah Massal di Jakarta Timur


KIBLAT NEWS - JAKARTA — Sebanyak 10 pasangan dari tiga kelurahan di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, mengikuti program nikah massal bagi keluarga prasejahtera yang digelar di Aula Masjid Al-Hidayah, Pondok Bambu, Senin (26/10/2026).


Program yang diinisiasi Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Pondok Bambu itu diikuti lima pasangan dari Kelurahan Pondok Bambu, tiga pasangan dari Klender, dan dua pasangan dari Duren Sawit.


Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Kusmanto, yang membuka kegiatan tersebut, mengatakan program itu merupakan bentuk gotong royong untuk membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan ekonomi.


Ia berharap para pasangan dapat membangun rumah tangga yang harmonis dan menjalankan pernikahan dengan penuh tanggung jawab.


“Pernikahan yang sah secara agama dan negara merupakan benteng perlindungan yang memberikan kepastian hukum dan keberkahan,” kata Kusmanto.


Ia juga mengapresiasi keterlibatan LMK Pondok Bambu, pemerintah kelurahan, pengurus RT dan RW, Dewan Kemakmuran Masjid Al-Hidayah, para donatur, serta instansi terkait dalam penyelenggaraan program tersebut.


Ketua LMK Pondok Bambu Muhammad Idris Salam mengatakan pendataan calon peserta telah dilakukan sejak Januari 2026. Dari sekitar 36 peserta yang terdata di wilayah Kecamatan Duren Sawit, 10 pasangan terpilih setelah melalui proses seleksi yang melibatkan koordinasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.


Menurut Idris, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen LMK untuk mendukung program pemerintah daerah di bidang sosial dan keagamaan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.


Salah satu pasangan peserta, Firzadi Mas Aji Pangestu dan Rini, warga RW 07, Kelurahan Pondok Bambu, mengatakan mereka mengetahui program tersebut melalui media sosial.


Firzadi mengatakan program nikah massal membantu pasangan yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan.


“Dengan adanya nikah massal ini, sangat membantu saya untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. Saya sangat bersyukur bisa menikah melalui program ini,” katanya.


Program tersebut diharapkan dapat membantu pasangan peserta memulai kehidupan berkeluarga dengan lebih mantap, sekaligus memperluas dukungan sosial bagi warga yang membutuhkan. (*)

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Dari Keterbatasan Ekonomi Menuju Pelaminan, 10 Pasangan Ikuti Nikah Massal di Jakarta Timur
  • Dari Keterbatasan Ekonomi Menuju Pelaminan, 10 Pasangan Ikuti Nikah Massal di Jakarta Timur
  • Dari Keterbatasan Ekonomi Menuju Pelaminan, 10 Pasangan Ikuti Nikah Massal di Jakarta Timur
  • Dari Keterbatasan Ekonomi Menuju Pelaminan, 10 Pasangan Ikuti Nikah Massal di Jakarta Timur
  • Dari Keterbatasan Ekonomi Menuju Pelaminan, 10 Pasangan Ikuti Nikah Massal di Jakarta Timur
  • Dari Keterbatasan Ekonomi Menuju Pelaminan, 10 Pasangan Ikuti Nikah Massal di Jakarta Timur
Posting Komentar